Aceh Barat – Pujatvaceh.com – Guna mengatasi banjir musiman yang kerap melanda kawasan Kota Meulaboh, Pemkab Aceh Barat melalui Dinas PUPR berencana akan membangun sejumlah kolam retensi di pesisir pantai Desa Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan.

Banjir merupakan bencana musiman yang setiap tahunnya melanda wilayah Kabupaten Aceh Barat, saat musim hujan datang.

Banyak faktor yang menyebabkan banjir yang melanda sejumlah kecamatan di kabupaten setempat. Selain akibat curah hujan yang cukup tinggi, banjir juga terjadi diduga akibat adanya penambangan ilegal, yang menyebabkan kerusakan hutan.

Tak hanya itu, banjir juga terjadi akibat dangkalnya sungai Meureubo dan sungai Woyla yang tak mampu menampung debit air yang besar, sehingga meluap ke permukiman warga.

Guna mengatasi banjir ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas PUPR akan merencanakan pembangunan kolam retensi di wilayah pesisir pantai Desa Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan.

Pembangunan kolam retensi dengan biaya 8 miliar dari anggaran APBN itu diyakini dapat mengatasi dan mengurangi terjadinya banjir, baik di kawasan Kota Meulaboh maupun di wilayah kecamatan yang ada di kabupaten setempat.

“Melihat kondisi yang ada, kita mencoba menawarkan salah satunya adalah pembuatan kolam retensi, kolam ini berfungsi untuk menampung air pada saat saluran primer dan sekunder sudah penuh maka sebagian airnya bisa dilimpahkan ke kolam retensi, “ujar Kurdi selaku Kadis PUPR Aceh Barat.

Saat ini, kondisi cuaca di wilayah Aceh Barat, masih diguyur hujan bahkan sejumlah desa di Kecamatan Woyla masih terendam banjir sejak tiga hari terakhir.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini