Banda Aceh – Pujatvaceh.com Terkait merebaknya isu serta tuduhan terhadap PMI Banda Aceh yang dituding telah melakukan penjualan darah ke Unit Donor Darah (UDD) Tanggerang, Ketua PMI Banda Aceh, Dedi Sumardi sangat menyayangkan pernyataan dari beberapa pengurus tersebut. Menurut Dedi, pernyataan yang kini telah meresahkan masyarakat itu tanpa melalui konfirmasi terlebih dahulu dengan dirinya dan menurutnya isu tersebut adalah kesalahpahaman.

Dalam konfrensi pers yang berlangsung di Aula Kantor PMI Banda Aceh pada Kamis (12/5/22) Ketua PMI Banda Aceh, Dedi Sumardi mengatakan, terkait pendistribusian darah dari Unit Donor Darah PMI Banda Aceh ke Unit Donor Darah PMI Tangerang, hal itu dikarenakan pada bulan Januari hingga Februari ada banyak stok darah di PMI Banda Aceh.

Terlebih, beberapa waktu lalu sering dilakukan aksi donor darah oleh tenaga kontrak Pemerintah Aceh, sehingga stok yang ada di PMI Banda Aceh bisa dialihkan ke UDD daerah lain yang lebih membutuhkan.

Hal itu juga dikarenakan masa penyimpanan darah yang maksimal hanya 28-35 hari, waktu kadaluarsa darah juga menjadi pertimbangan untuk mendistribusikan darah ke UDD yang lebih membutuhkan dengan tetap dikenakan biaya pengganti pengolahan darah.

Ketua PMI Banda Aceh, Dedi Sumardi juga menambahkan sebelum melakukan pendistribusian ke UDD Tanggerang, saat itu pihaknya telah terlebih dahulu melakukan konfirmasi mengenai kertersedian darah di UDD kabupaten/kota di Aceh dan juga Sumatera Utara. Namun karena di UDD tersebut stoknya cukup maka pihaknya baru melakukan droping darah ke UDD Tangerang dan hal itu sering dilakukan oleh antar unit donor darah apalagi sudah ada MoU kerjasama seperti antara UDD Banda Aceh dan UDD Tangerang.

“Menyangkut darah yang dikirim ke luar daerah sudah dijelaskan detail, karena itu hal biasa dilakukan untuk saling membantu antara PMI di Indonesia dan itu melalui proses yang dilakukan antara Unit Donor Darah beserta permintaan dan MoU. Jadi saya harap kepada masyarakat agar tidak perlu risau kami PMI akan berusaha semaksimal mungkin berlandaskan kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat,” tutur Dedi Sumardi.

PMI Banda Aceh juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan isu yang tidak benar tentang PMI.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments