Aceh Barat – Pujatvaceh.com – Pasca penyerangan rumah pimpinan pesantren Yayasan Majelis Belajar Iqra’ atau MBI dengan bom molotov oleh orang tidak dikenal, Tim Inafis dari polres Aceh Barat yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari hasil olah tempat kejadian, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya, pecahan kaca, serpihan dari bom molotov, keset alas kaki dan penyapu.

Selain itu, polisi juga telah memerikasa sebanyak tiga orang saksi serta mengumpulkan data-data, namun belum bisa dipastikan siapa pelaku dan apa motif penyerangan bom molotof tersebut. Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun pemilik rumah meminta polisi dapat mengungkap pelempar bom molotov, apalagi lokasi kejadian sangat berdekatan dengan pondok pesantren.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Pandji Santoso mengatakan, setelah mengidentifikasi beberapa bukti dari hasil olah tempat kejadian perkara, diduga kuat insiden tersebut merupakan pelemparan bom rakitan jenis molotov.

Kapolres juga meminta agar warga tidak panik dan tetap tenang, dan diharapkan apa bila ada informasi yang berkait dengan kejadian tersebut, untuk segera melaporkan kepada polisi.

“Kami dari polres Aceh barat menerima laporan adanya pelemparan bom molotov di salah satu rumah, kami juga sudah melakukan cek TKP dan sudah mengidentifikasi dari barang bukti yang ada termasuk sudah mengamankan beberapa barang bukti dan mudah-mudahan dapat kami ungkap secepatnya“ kata AKBP Pandji Santoso, Kapolres Aceh Barat.

Hingga saat ini belum diketahui apa motif penyerangan rumah pimpinan pesantren dengan bom molotov tersebut. Namun, polisi telah menurunkan Tim Reserse dan Kriminal dari Polres Aceh Barat untuk memburuh dan menangkap pelaku teror.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments