Aceh Utara-Pujatvaceh.com-Dinas Pendidikan dan  Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara mengadakan sejumlah  rangkaian kegiatan,  untuk memperingati hari guru nasional ke 77. Salah satunya dengan menggelar seminar nasional yang diikuti oleh ratusan guru di tingkat sekolah dasar dan menengah pertama yang ada di daerah tersebut.

Seminar Nasional diisi oleh Syafii Efendi seorang trainer dan motivator muda di Indonesia, serta sejumlah pemateri alumni perguruan tinggi luar negeri, yang membahas tentang perkembangan sistem pendidikan di luar negeri, sehingga diharapkan dapat di adopsi di Aceh Utara.

Mengusung tema “pengajar belum tentu mengajar”, seminar ini diharapkan mampu memotivasi para guru agar mampu menjawab tantangan di era perkembangan zaman, serta mampu mewujudkan pendidikan yang bagus di Aceh Utara paska pandemi covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara, Jamaluddin mengatakan, diberlakukannya kurikulum merdeka merupakan langkah mentransformasi pendidikan demi terwujudnya sumber daya yang unggul di Indonesia. sehingga para guru diminta harus mengikuti perkembangan zaman sesuai dengan tuntutan saat ini.

“Seiring dengan diberlakukan kurikulum merdeka yang pertama konsepsi kurikulum merdeka ini merupakan langkah menstransformasi pendidikan untuk terwujudnya sumber daya manusia yang unggul di Indonesia” Ujar Jamaluddin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara.

Seminar Nasional yang berlangsung selama tiga hari tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas mutu guru demi berkembangkan pendidikan di Aceh Utara. sehingga para guru bisa terus menginspirasi pelajar pasca pandemi Covid-19.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments