Aceh Barat – Pujatvaceh.com – Hujan deras yang melanda Kabupaten Aceh Barat, sejak tiga hari terakhir, membuat sejumlah kecamatan di kabupaten setempat terendam banjir.

Selain intensitas curah hujan yang tinggi, banjir juga disebabkan karena meluapnya daerah aliran sungai atau DAS Krueng Woyla dan Krueng Meureubo, yang tak mampuh menampung debit air yang cukup tingg, sehingga terjadi banjir luapan.

Banjir dengan ketinggian 50 centimeter hingga satu meter tersebut, telah merendam ratusan rumah warga di Kabupaten Aceh Barat. Kini sebagian warga sudah mengungsi ke rumah kerabatnya karena belum ada tenda pengungsian yang disiapkan pihak terkait.

Meski banjir terus meninggi, namun masih banyak warga memilih bertahan di rumah masing masing, karena warga khawatir jika terlalu cepat mengungsi, maka bisa saja air meniggi dan tak sempat menyelamatkan harta benda.

Kepala Desa Pasi Masjid, Zulfikar Saimi mengatakan, saat ini terpantau lebih dari 50 kepala keluarga yang sudah keluar permukiman untuk mengungsi ke rumah sanak saudara.

Untuk kenaikan air itu dimulai dari semalam sekitar pukul 3 lewat dan sudah terlihat debit air meningkat dan hingga hari ini seperti yang kita lihat bersama kondisi air semakin terus bertambah, kira-kira sudah mencapai 50 cm dan sudah memasuki rumah-rumah warga kata Zulfikar Saimi, Kepala Desa Pasi Masjid

Berdasarkan data sementara dari BPBD Kabupaten Aceh Barat, sebanyak delapan kecamatan terendam banjir, yakni Kecamatan Meureubo, Johan Pahlawan, Kaway 16, Panton Reu, Pante Ceureumen, Woyla Timur, Waoyla Barat, Woyla Induk, dan Kecamatan Arongan.

Saat ini petugas terus mendata sejumlah desa yang terdampak banjir, serta memantau debit air di sungai Meureubo dan sungai Woyla yang saat ini semakin meningkat.

Untuk luas banjir di Aceh barat hampir menyeluruh dikarenakan kondisi hujan cukup lebat selama 3 hari, dan hingga saat ini sudah 8 kecamatan yang terendam banjir. Untuk rata-rata tinggi air di 8 kecamatan sekitar melebihi 1 m. Penanganan BPBD yang mendapat laporan dan kami segera menangani apa yang diperlukan masyarakat seperti evakuasi walaupun dalam keadaan hujan. Untuk tenda darurat belum kami sediakan karena memang belum ada tempat untuk pengungsian, jika memang dibutuhkan kami akan bangun tenda pengungsian di manapun berada ujar Kismar, Koordinator Rescue BPBD Aceh Barat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments