Tahun Depan Mahasiswa IAIN Lhokseumawe Tidak Perlu Lagi Buat Skripsi Untuk Jadi Sarjana

0
30

Lhokseumawe – Pujatvaceh.com – Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe merayakan Milad Ke-55 dengan menggelar Rapat Senat terbuka di Gedung Serbaguna pada Rabu (12/06/2024) lalu.

Milad kali ini mengusung tema “Transformasi Digital: Menapaki Jalan Unggul Menuju Uin Sultanah Nahrasiyah Nantinya”, hal ini di sampaikan Prof. Danial Rektor IAIN Lhokseumawe, didepan ratusan mahasiswa dan dosen di gedung serbaguna tersebut.

Hal lain yang telah dicapai perguruan tinggi ini adalah di bidang pendidikan yang mengalami kemajuan dengan pembukaan tiga program studi baru, tiga program studi yang meraih Akreditasi A, Unggul, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.

Di sisi transformasi sumber daya manusia, tercatat peningkatan jumlah dosen dengan Jabatan Lektor Kepala dan Lektor yang cukup signifikan, bahkan Institusi kini memiliki guru besar pertama.

Selain itu, produktivitas penelitian dosen juga mengalami peningkatan jumlah publikasi pada Jurnal Nasional tahun 2024 yang mencapai 48 publikasi dari hanya 8 publikasi pada tahun 2022. Tak hanya itu, IAIN Lhokseumawe juga mencatat prestasi dengan delapan jurnal terakreditasi dan lima jurnal yang masuk Penilaian Desk.

Dalam hal prestasi akademik, IAIN Lhokseumawe menempati urutan ke-8 di Webomatrik PTKIN Se-Sumatera dan peringkat 174 Se-Indonesia. Upaya pengembangan SDM juga terus dilakukan dengan memfasilitasi dosennya untuk mengikuti training digitalisasi dan sistem informasi di India.

Serta membangun kerjasama dengan Perguruan Tinggi di Yordania dan kerjasama rekrutmen mahasiswa asing dari Malaysia dan Thailand. Dibidang keuangan, layanan keuangan iain lhokseumawe sudah 100% menggunakan layanan non tunai.

Bahkan tahun depan dipersiapkan mahasiswa S1 dan S2 tidak lagi membuat skripsi untuk kelulusan, tapi cukup penelitian 15 halaman dan dipublikasikan di jurnal yang telah terakreditasi secara nasional. Hal ini disampaikan rektor danial dalam sesi temu ramah dengan kalangan jurnalis yang diberi tajuk sapa rekan media.

“Rencana kita itu skripsi yang ditulis 60 bahkan 100 halaman itu, rencananya kita sedang diskusikan untuk diganti dengan artikel tapi di publish di jurnal yang berputasi paling tidak berputasi nasional, terindek SINTA paling kurang SINTA 4 atau SINTA 3, mereka menulis hanya 15 halaman, tapi di publish sehingga bisa dibaca oleh banyak orang, kalau selama ini skripsi itu menjadi dokumen saja di pustaka tidak ada yang baca, tapi dengan kita buat begini mudah-mudahan mahasiswa bisa menghasilkan karya yang b erkualitas, tidak banyak halamannya dan karya dia itu bisa dibaca oleh banyak orang karna di publikasikan di jurnal berputasi nasional” tutur Prof. Dr. Danial, M.Ag, Rektor IAIN Malikussaleh Lhokseumawe.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini