Tanggap darurat diperpanjang, bantuan udara ke daerah terisolir masih berjalan

Aceh Besar – Pujatv.com : Pasca perpanjangan keempat status tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Aceh, selama tujuh hari, terhitung sejak tanggal dua puluh tiga hingga dua puluh sembilan Januari 2026, yang diumumkan langsung oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf.
Aktivitas penyaluran logistik ke wilayah terdampak bencana masih terus berlangsung. Penyaluran logistik dilakukan melalui Pos Pendamping Nasional Bencana Hidrometeorologi Provinsi Aceh, yang berpusat di Shelter Galaxy, Mako Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar.

Hingga saat ini, aktivitas distribusi bantuan ke daerah-daerah bencana yang masih terisolir terus dilakukan, terutama melalui jalur udara. Penyaluran logistik melalui udara difokuskan ke lokasi-lokasi yang masih sulit atau belum dapat dilalui jalur darat.
Maryanto, Analis Kebencanaan Ahli Madya BNPB, yang juga bertugas sebagai pendamping BPBA di Pos Pendamping Nasional Bencana Hidrometeorologi Provinsi Aceh, mengatakan saat ini sorti penyaluran bantuan ke daerah terdampak setiap hari rata-rata dilakukan sekitar tiga kali sorti per armada, dengan menyesuaikan kebutuhan di masing-masing lokasi bencana.

Pihak BNPB berharap untuk percepatan pemulihan daerah bencana, agar pemda setempat juga terus mengupayakan pembukaan segera titik-titik yang hingga saat ini masih terisolir.
Pemerintah bersama BNPB, BPBA, serta TNI dan Polri, terus berupaya memastikan bantuan logistik tersalur dengan baik, hingga kondisi di seluruh wilayah terdampak bencana benar-benar pulih.





