Aceh BaratPujatvaceh.com -Dinas Pendidikan Provinsi Aceh cabang wilayah Aceh Barat, melarang para peserta didik atau pelajar tingkat SMA dan SMK, untuk mengikuti aktivitas proses belajar tatap muka (PBM), apabila tidak melakukan vaksinasi.

Meski dalam rasa ketakutan, para siswa SMA Negeri 4 Wira Bangsa, Meulaboh, Aceh Barat, tetap mengikuti program vaksinasi, yang digelar di sekolah setempat. Dengan harapan bisa kembali belajar tatap muka.

Para siswa terus mengantri untuk mendapatkan jatah vaksinasi, setidakanya ada 300 lebih siswa sekolah tersebut, yang sudah mendaftar untuk di vaksin, jika para siswa sudah divaksin, sekolah berencana akan siap kembali menggelar PBM secara tatap muka.

Sebagian siswa yang mengikuti vaksinasi merasa takut, bahkan siswa perempuan memegang Erat-Erat gurunya saat tenaga kesehatan menyuntikan vaksin di lengan kirinya. Sedangkan bagi siswa yang tidak melakukan vaksinasi, proses belajar tetap dilaksanakan seperti biasa, yaitu secara daring.

“Mungkin ada beberapa orang yang menolak vaksin, kerena mendengar isu-isu yang bukan-bukan, setidaknya harus memberi informasi-informasi yang sesuai kapasitas” ungkap Muhammad Faizul , Siswa SMA Negeri 4 Wira Bangsa.

“Rasa takut sih ada tapi harus kita laksanakan untuk mencegah penularan penyakitnya.” ungkap Nadia, Siswa Sma Negeri 4 Wira Bangsa.

 Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kabupaten Aceh Barat, Abdul Aziz , mengatakan, rendahnya tingkat vaksinasi siswa di kabupaten setempat, hal ini dipicu orang tua yang melarang anaknya untuk divaksin karena termakan hoaks.

Menurutnya, para orang tua atau wali murid belum memahami manfaat sebenarnya dari vaksin, sehingga siswa tidak mendapatkan izin untuk divaksin. Namum, pihaknya terus berupaya melakukan sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada siswa dan wali murid, terkait pentingnya vaksinasi agar dapat menjaga imun dan kekebalan tubuh, agar terhindar dari virus corona.

“Sebelum kita adakan vaksinasi sudah terlebih dulu timbul hoax, oleh karena itu wali murid kita dirumah melarang anaknya tetapi anak-anak murid kami di sekolah sudah rela untuk di vaksin sebelum di periksa proses kesehatannya. Target kita 95 persen harus di vaksin semuanya, kalau tidak sesuai dengan target yang kita inginkan terpaksa anak yang belum di vaksin harus belajar daring” jelas Abdul Aziz – Kepala Cabang Disdik Aceh Wilaya Aceh Barat

Saat ini, penerima dosis vaksin ditingkat pelajar di Aceh Barat sudah mencapai 53 persen, dari jumlah total 7.853 siswa SMA dan SMK, ditargetkan 95 persen dapat divaksinasi, agar bisa kembali sekolah tatap muka.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini