Aceh Barat – Pujatvaceh.com – Pos Polisi Sektor Panton Reu di Desa Manggi, Kabupaten Aceh Barat, diduga diserang oleh OTK dengan serbuan senjata laras panjang, penembakan tersebut terjadi pada Kamis (28/10) dini hari.
Tidak ada korban jiwa maupun luka pada kejadian tersebut, sedangkan 2 orang petugas yang sedang piket berhasil menyelamatkan diri, saat pelaku menembakan peluru ke arah kantor polisi.
Sementara itu sejumlah bekas peluru tampak merusak dinding pos polisi, kaca jendela serta barang-barang di dalam kantor. Salah satu mobil warga yang berada tak jauh di lokasi pos polisi ikut menjadi sasaran tembakan.
Dari olah TKP di lokasi kejadian, polisi menemukan puluhan selonsong peluru jenis senjata laras panjang, yang berserakan di atas jalan, tepatnya di depan Pos Polisi Sektor Panton Reu.
Jenis peluru yang ditemukan yaitu, kaliber 311 x 1,6 sebanyak 16 butir dan kaliber 5,56 sebanyak 22 selonsong. Diduga senjata yang digunakan yaitu senjata laras panjang jenis M16, SS1 dan AK47.
Salah seorang warga, Arsyad mengaku sangat khawatir dan cukup trauma atas peristiwa ini, ia dan keluarganya mendengarkan puluhan dentuman suara ledakan senjata, sekitar pukul tiga dini hari, dan tembakan tersebut juga menyasar mobil di depan rumahnya yang berjarak 15 meter dari pos polisi,
“Saya dibangun istri karena mendengarkan tembakan itu, kemudian saya keluar lewat belakang ingin melihat suara apa. Untuk tembakannya tidak terhitung karena terlalu banyak bahkan mobil depan dirumah saya juga tekena tembakn. Untuk kejadianya sekitar jam tiga pagi, dan kita sangat khawatir dan trauma atas peristiwa itu,” jelas Arsyad, warga.
Saat ini, untuk memudahkan penyelidikan di lokasi kejadian sudah dipasang garis polisi, serta petugas kepolisian bersenjata lengkap juga ditempatkan di lokasi, termasuk personil Batalion C Brimob Ujong Patiha serta prajurit TNI dari Posramil Panto Reu, selain barang bukti di TKP, sejumlah orang dan saksi juga dimintai keterangan.
Kapolres Aceh Barat, Akbp Andrianto Argamuda mengatakan, berdasarkan dari selongsong peluru yang ditemukan di lokasi kejadian, senjata yang digunakan pelaku adalah senjata laras panjang sejenis AK 47, SS1 ataupun M16.
“Kejadian penembakan itu sekitar pukul 03:15 WIB pagi hari. Dalam kejadian tersebut alhamdulillah tidak ada korban. Kalau kita lihat dari peluru yang ditemukan, pelaku menggunkan senjata AK47 dengan peluru SS1 atau M16. Sedangkan untuk jumlah tembakan kita akan kumpulkan bukti dilapangan sementara pelaku sedang dilakukan peyelidikan satreskrim dan akan dibantu oleh Polda Aceh,” jelas AKBP Andrianto Argamuda, Kapolres Aceh Barat
Hingga saat ini belum diketahui apa motif penyerangan pos polisi, namun, polisi menurunkan tim gabungan dari Polres Aceh Barat dibantu Polda Aceh untuk memburu dan menangkap pelaku penembakan.






