Tujuh Bulan Pascabencana, Warga Bergotong Royong Bangun Sekolah Darurat

Aceh Timur – Pujatv.com Tujuh bulan setelah banjir dan longsor melanda Kabupaten Aceh Timur, kondisi pendidikan di Dusun Sahraja, Kecamatan Pante Bidari, masih memprihatinkan. Kerusakan gedung sekolah akibat bencana membuat proses belajar mengajar belum dapat berlangsung secara normal.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak-anak, warga bersama relawan bergotong royong membangun sekolah darurat agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan lebih baik.
Sebelumnya, dua bulan setelah bencana terjadi, masyarakat sempat mendirikan ruang belajar menggunakan tenda darurat. Namun, tenda tersebut rusak akibat hujan dan angin kencang yang melanda kawasan itu beberapa waktu lalu sehingga tidak lagi layak digunakan.

Untuk mendukung pemulihan sektor pendidikan, relawan dari Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Aceh menyalurkan bantuan dana guna pembangunan sekolah darurat. Material bangunan berupa kayu yang terbawa banjir juga dimanfaatkan kembali oleh warga untuk mempercepat proses pembangunan.
Pembangunan dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat setempat bersama para relawan. Di lokasi pembangunan, warga dan relawan tampak bahu-membahu menyelesaikan tiga ruang kelas darurat yang nantinya akan digunakan sebagai tempat belajar siswa.
Mereka berharap pembangunan dapat segera rampung sehingga para pelajar dapat kembali mengikuti proses pembelajaran dengan lebih aman dan nyaman.

Sementara itu, guru dan siswa berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap kondisi pendidikan di Dusun Sahraja. Selain pembangunan gedung sekolah permanen, masyarakat juga mengharapkan bantuan perlengkapan belajar mengajar agar kegiatan pendidikan dapat kembali berjalan normal setelah terdampak bencana.





