Lhokseumawe – Pujatvaceh.com Petugas Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Pangan Kota Lhokseumawe meninjau sejumlah lokasi peternakan hewan di daerah tersebut sebagai upaya antisipasi  terjangkitnya wabah Penyakit Mulut dan Kuku yang terindikasi pada sapi. Hingga saat ini, petugas belum menemukan adanya sapi yang terindikasi penyakit tersebut.

Namun ironisnya, petugas justru menemukan penyakit jenis lain yang terjangkit pada puluhan sapi di Lhokseumawe yakni penyakit kulit berbenjol.

Kepala Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) DKPPP Kota Lhokseumawe, Zulkarnaen menjelaskan bahwa penyakit kulit berbenjol merupakan penyakit pada hewan yang disebabkan oleh Virus Pox yang cepat menular ke sapi lainnya, namun penyakit ini tidak akan menular pada manusia.

Sapi yang terjangkit penyakit ini akan menunjukkan beberapa gejala seperti demam hingga timbulnya benjolan pada kulit. Penyakit kulit berbenjol dapat menimbulkan kerugian yang besar karena dapat menurunkan harga sapi akibat menurunnya berat badan.

Setidaknya, telah ada 35 ekor  sapi di Lhokseumawe, yang telah terindikasi penyakit tersebut, sehingga petugas langsung melakukan penanganan dengan melakukan penyuntikan obat guna antisipasi penularan ke sapi lainnya.

“Kasus prioritas saat ini penyakit benjol-benjol pada kulit disebabkan oleh virus yang cepat menyebar antara satu sapi dengan yang lain tapi tidak berbahaya bagi manusia. Kemudian dampaknya kerugian ekonomi, sebab bisa menurunkan harga sapi dan kualitas dagingnya bisa cepat busuk. Namun kita tetap waspada terhadap virus PMK karena itu menimbulkan kerugian juga yang tidak sedikit,” kata Zulkarnaen.

Meski kasus PMK yang terindikasi pada sapi belum ditemukan, namun petugas DKPPP Lhokseumawe terus mengantisipasi salah satunya dengan cara menerapkan sistem pelaporan penyakit hewan secara nasional. Sehingga jika ada laporan penyakit yang bersifat nasional maka akan dilaporkan langsung ke pusat untuk dikirim tim kesehatan dari Balai Veteriner Medan guna diambil sample. Selain itu, Pemerintah Kota Lhokseumawe yang bekerja sama dengan aparat TNI-Polri juga membentuk Satgas PMK untuk melakukan pemantauan.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments