Wali Kota Illiza Lepas Pawai Tarhib Ramadan di Blang Padang Banda Aceh

Banda Aceh – Pujatv.com Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai perayaan Tarhib Ramadan yang digelar di Kota Banda Aceh dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap bulan Syaban ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal di depan Podium Sanggamara, Blang Padang, Selasa (10/2/2026).
Pawai Tarhib diikuti puluhan sekolah dari tingkat SD, SMP hingga SMA sederajat. Para peserta tampil kreatif dengan membawa berbagai atribut Islami, spanduk bertema Ramadan, serta melantunkan shalawat yang menggema sepanjang rute perjalanan. Sejumlah kelompok juga menampilkan pertunjukan musik seperti pianika dan drumband.

Rute pawai dimulai dari Podium Sanggamara Blang Padang, kemudian bergerak melewati Jalan Sultan Iskandar Muda, melintasi kawasan SMP Negeri 1 dan Pasar Aceh, sebelum kembali berakhir di Blang Padang. Sepanjang perjalanan, masyarakat tampak antusias menyaksikan rombongan pawai yang berjalan tertib dan penuh semarak.
Wali Kota Illiza yang turut hadir menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta, khususnya para pelajar yang ambil bagian dalam Pawai Tarhib. Ia menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi sarana syiar Islam sekaligus upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai keagamaan.
Momentum Tarhib Ramadan yang rutin digelar setiap bulan Syaban ini diharapkan menjadi pengingat sekaligus penyemangat bagi seluruh masyarakat untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci. Dengan hati yang bersih dan niat yang tulus, umat Muslim diharapkan dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan lebih khusyuk dan penuh keberkahan.

Radian, Rasya, dan Mufazzal, yang merupakan peserta pawai, juga menyampaikan kegembiraan mereka dapat mengikuti kegiatan tahunan tersebut. Mereka mengaku pawai ini menjadi penyemangat untuk beribadah lebih baik di bulan suci Ramadan.
Kegiatan ini juga menjadi wujud kebersamaan antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam memperkuat syiar Islam di Kota Banda Aceh, sekaligus menjaga tradisi religius yang telah mengakar di tengah kehidupan warga.





