Aceh Barat – Pujatvaceh.com – Didampingi Bupati Aceh Barat, Ramli MS, Ketua BPIP RI Prof. KH Yudian Wahyudi meresmikan Tugu Kongres Santri Pancasila di depan pintu gerbang Masjid Agung Baitul Makmur, Kota Meulaboh.

Pembangunan Tugu Kongres Santri Pancasila pertama di Indonesia ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat kebangsaan bagi masyarakat. Selain itu juga untuk mengenang perjuangan para santri dan ulama yang berjuang mempertahankan ideologi pancasila pada masa merebut kemerdekaan.

Dengan hiasan burung Garuda yang terbuat dari 1,5 ton batu giok Aceh tersebut, Tugu Kongres Santri Pancasila ini sekaligus sebagai objek wisata dan ikon baru di Bumi Teuku Umar.

Bangunan yang berukuran 4×2 meter dengan tinggi 11 meter, terdapat 5 tiang dengan tulisan kalimat butir Pancasila dan di bagian atas tugu diletakan lambang burung Garuda. Disamping itu, anggaran pembangunan tersebut didapat dari salah satu perusahaan tambang batubara di Aceh Barat.

Bupati Aceh Barat, Ramli MS mengatakan, dengan adanya pembangunan tugu Kongres Santri Pancasila ini diharapkan dapat meningkatkan semangat kerukunan dalam menjaga kedamaian dan keutuhan negara Indonesia.

“Semoga tugu ini menjadi sejarah baru bagi Kabupaten Aceh Barat dalam memperkuat persatuan dan kesatuan antar anak bangsa,” ucap Ramli MS.

Sementara itu, Ketua BPIP RI Prof. KH. Yudian Wahyudi mengatakan, dengan adanya Tugu Kongres Santri Pancasila ini diharapkan dapat membumikan pancasila hingga ke pelosok – pelosok di seluruh Indonesia.

“Ini sebuah kehormatan bagi saya, dulu saya hadir dalam Kongres santri Pancasila pertama di Indonesia yang digagas oleh ulama Aceh Barat. Sekarang saya bisa hadir lagi untuk meresmikan tugu kongres santri Pancasila yang pertama di Indonesia,” kata Prof. KH. Yudian.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments