Bubur Asyura dan Teuet Apam Jadi Ikon Peringatan 10 Muharram di Aceh Besar

Aceh Besar – Pujatv.com Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menggelar lomba memasak Bubur Asyura dan Teuet Apam di halaman Dekranasda Aceh Besar sebagai bagian dari rangkaian peringatan 10 Muharram 1448 Hijriah.
Kegiatan tersebut diikuti 34 tim yang terdiri atas perwakilan dari 23 kecamatan, satu kelompok pengajian, serta 10 organisasi perangkat daerah (OPD). Lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai upaya melestarikan tradisi kuliner khas Aceh yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, mengatakan peringatan 10 Muharram melalui lomba memasak Bubur Asyura dan Teuet Apam bertujuan menjaga kelestarian budaya lokal sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat yang lebih luas. Menurutnya, tradisi tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai salah satu daya tarik wisata budaya di Aceh Besar.

Ia menambahkan, tradisi memasak Bubur Asyura merupakan warisan budaya yang harus terus dikenalkan kepada generasi muda agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman. Pemerintah Kabupaten Aceh Besar juga berkomitmen menjadikan peringatan 10 Muharram sebagai agenda tahunan daerah.
Selama perlombaan, puluhan peserta tampak kompak menyiapkan berbagai bahan, mengaduk bubur di dalam kuali berukuran besar, hingga memanggang Teuet Apam secara tradisional menggunakan tungku kayu dan belanga tanah.
Salah seorang peserta, Tina, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, melainkan menjadi momentum untuk menghidupkan kembali tradisi yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Aceh.
Peserta lainnya, Sri Wahyuna, memperkenalkan proses pembuatan Teuet Apam yang masih mempertahankan cara tradisional. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun agar tradisi tersebut tetap lestari.

Sementara itu, Rosmiati mengaku kegiatan ini membangkitkan kembali kenangan masa lalu saat memasak Bubur Asyura dan Teuet Apam bersama masyarakat di kampung. Menurutnya, tradisi tersebut sebenarnya masih rutin dilaksanakan di berbagai desa, meski tidak dalam bentuk perlombaan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap tradisi Bubur Asyura dan Teuet Apam tetap terjaga sebagai bagian dari identitas budaya daerah sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat dalam memperingati 10 Muharram.





