Bireuen – Pujatvaceh.com – Fashion Week ala SCBD Jakarta yang dibuat oleh remaja Bireuen yang sempat viral beberapa waktu lalu, difasilitasi oleh Suzuya Mall Bireuen. Aksi catwalk di zebra cross simpang 4 lampu merah, dinilai telah mencoreng kota Bireuen sebagai Kota Santri.

Video berdurasi 52 detik yang dibuat di 2 lokasi, yakni di depan Suzuya Mall dan di depan Pendopo Bupati Bireuen tersebut viral di media sosial. Warga dan para pejabat Kabupaten Bireuen mengecam konten tersebut karena telah mencoreng nama kota Bireuen serta berharap pihak penyelenggara fashion agar menghapus konten tersebut serta meminta maaf kepada publik atas perbuatan yang dianggap tidak pantas tersebut.

Manager Suzuya Mall Bireuen, Said Asmar mengatakan, awalnya dia tidak mengira bila video yang mereka produksi itu akan menuai kritikan dari masyarakat.

“Hanya ambil fashion show untuk dokumentasi promosi kami saja bukan untuk konsumsi seperti di luar sana, tapi ada orang lain yang mengambil dokumentasi sembarangan. Karena tujuan kami bukan seperti itu,” kata Sayed.

Sementara itu, Bupati Bireuen, Muzzakar A. Gani sangat menyesalkan tindakan pihak suzuya Bireuen, demi kemajuan sebuah bisnis telah mencoreng Kabupaten Bireuen  yang dijuluki Kota Santri. Bupati juga mengharapkan konten itu segera dihapus disertai permohonan maaf oleh pihak Suzuya//

“Ini sesuatu yang nggak bisa kita tolerir, saya akan tegur manajemen Suzuya nanti, karena ini kota santri. Kedepannya jika melakukan kegiatan atau sesuatu harus minta izin agar tidak pro kontra dengan apa yang kita lakukan di Bireuen,” ungkap Muzzakar A. Gani.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments