Banda Aceh – Pujatvaceh.com –  Banjir tahunan yang terus terjadi di berbagai wilayah di Aceh, membuat masyarakat kewalahan serta menimbulkan kerugian material hingga menimbulkan korban jiwa. Penanganan banjir di Aceh yang kerap terjadi setiap tahunnya membutuhkan perhatian khusus dari Pemerintah Aceh agar kejadian serupa tidak terjadi setiap tahun.

Secara teknis tidak ada kendala untuk menangani masalah banjir tahunan tersebut, namun yang terpenting ialah pemerintah memiliki orang-orang yang di anggap mampu mendeteksi permasalahan dari hulu ke hilir seluruh wilayah sungai, terang Mawardiselaku Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Aceh, Bidang Perekonomian dan Pembangunan saat mengikuti rapat koordinasi penanggulangan bencana banjir di Aceh, di Ruang Serbaguna Gedung DPR Aceh, Kamis (13/1) petang kemarin.

Selain itu, untuk memperbaiki Daerah Aliran Sungai di seluruh Aceh, pemerintah juga membutuhkan dana besar, disamping memperbaiki atau membangun tanggul untuk mereduksi banjir dengan cara-cara interkoneksi dengan saluran buangan.

“Secara teknis tidak ada kendala, namun yang penting kita mempunyai orang-orang yang mampu mendeteksi dari hulu ke hilir di seluruh sungai, apakah harus dilakukan reduksi dengan cara-cara interkoneksi dan itu memerlukan biaya yang besar perkiraan diatas 10 triliun,” kata mawardi.

Mawardi juga menambahkan, persoalan banjir diprediksi masih akan terjadi terutama permasalahan teknis yang tidak bisa diselesaikan dalam 1 tahun anggaran.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments