Bener MeriahPujatvaceh.com – Satreskrim Polres Bener Meriah berhasil meringkus 5 orang pelaku pencurian di wilayah hukum Polres Bener Meriah. Hal itu diungkap oleh Kapolres Bener Meriah, AKBP Indra Novianto saat konferensi pers di halaman Satreskrim Polres Bener Merah pada Kamis (29/9/22).

Dari 5 orang tersangka tersebut, polisi juga meringkus 1 orang berinisial R-J yakni warga Desa Kuta, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Kemering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan yang merupakan pelaku pencurian uang senilai 700 juta rupiah yang terjadi di gudang kopi milik Muhamad Rasyid warga Kampung Porwo Sari, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah pada 12 September 2022 lalu.

Selain R-J, pelaku pencurian uang tersebut juga melibatkan 3 orang lainnya yang masing masing berinisial H-A, A-N dan A-B yang ketiganya saat ini ditahan di Polres Bireuen karena ketiga pelaku juga melakukan tindak pidana yang sama di wilayah hukum Polres Bireuen.

Sedangkan untuk kasus pencurian alat excavator yang nilainya mencapai 250 juta rupiah yang terjadi pada (14/9/22) lalu di Kampung Rusip, Kecamatan Syiah Utama, polisi berhasil meringkus 4 orang tersangka dengan inisial J-N dan W-R yang tercatat sebagai warga Kampung Rusip, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah dan S-I warga Kebun Lada, Kecamatan Hinay, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara dan juga S-F warga Lembah Alas, Kecamatan Delang Opisen, Kabupaten Aceh Tenggara.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan dari 1 orang tersangka R-J  adalah uang sebanyak 610 juta rupiah yang keseluruhanya merupakan uang lembaran seratus ribu rupiah, 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion, 2 buah helm, 1 tas ransel. Keempat tersangka pencurian alat excavator dan barang bukti saat ini sudah diamankan di Polres Bener Meriah.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Indra Novianto mengatakan, terkait penangkapan pelaku pencurian uang, Polres Bener Meriah bekerja sama dengan Ditreskrimum Polda Aceh, Polres Bireuen dan Polres Batu Bara satuan Polda Sumatara Utara yang berhasil meringkus pelaku pada Selasa (13/9/22) di wilayah hukum Polres Batu Bara.

AKBP Indra menambahkan bahwa pelaku pencurian merupakan sindikat dari Sumatera Selatan, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bener Meriah untuk selalu berhati-hati.

“Ini adalah salah satu sindikat dari Sumatera Selatan dan saya selaku Kapolres beserta ajaran menghimbau bahwa telah banyak aksi pencurian oleh oknum tertentu dan agar masyarakat berhati-hati. Apabila terjadi kriminalitas di Bener Meriah bisa langsung infokan kepada kami melalui Polsek terdekat atau Babinkamtibmas,” ucap AKBP Indra Novianto.

Seluruh tersangka jika terbukti akan disangkakan dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun penjara.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments