Bireuen – Pujatvaceh.com – Antrian panjang kenderaan roda empat dan enam di jembatan rangka baja lintas nasional Jalan Medan – Banda Aceh tepatnya di Desa Meunasah Pulo, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen mencapai 5 km, baik dari arah Medan-Banda Aceh maupun sebaliknya. Kemacetan panjang ini disebabkan adanya pemberlakuan buka tutup jalan di lokasi jembatan tersebut.

Jembatan tersebut mengalami kerusakan di bagian lantai yang saat ini masih dalam proses perbaikan dan kendaraan hanya dapat melintas satu arah.

Di tengah badan jembatan, petugas sedang membangun jembatan darurat dari batang kelapa di atas lantai yang rusak tersebut dan nantinya akan diperbaiki kembali pada bagian lantai jembatan yang rusak.

Salah seorang pengguna jalan, Aidil mengatakan, kemacetan ini sangat menggangu perjalanannya lantaran harus mengantre ber jam-jam untuk melintas.

“Ya ini jelas terganggu karena waktu kita juga semakin lama di jalan, ini juga sudah mengantri selama 1 jam“, kata Aidil.

Sementara itu, pengawas pengerjaan perbaikan jembatan, Budi Gunawan mengatakan bahwa selama perbaikan jembatan tersebut arus lalu lintas diberlakukan sistem buka tutup untuk memudahkan petugas dalam melakukan perbaikan.

“Kegiatan sekarang adalah perbaikan jembatan rusak dan untuk lalu lintas diberlakukan sistem buka tutup yang sudah berjalan 5 hari. Ini jembatan sementara dengan batang kelapa agar masyarakat bisa melewati jalan,” ucap Budi.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments