Banda Aceh – Pujatvaceh.com –  Jamaah haji yang tergabung dalam kloter 1 Embarkasi Aceh , Selasa malam tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar. Setibanya di bandara SIM, jamaah disambut langsung oleh asisten tiga pemerintah Aceh, petugas haji,  dan pihak terkait di Apron SIM.

Jamaah yang turun dari maskapai Garuda Indonesia Skyteam Boing 777-300 ER, yang menerbangkan sebanyak 391 jamaah kloter 1 asal Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Utara, Sabang dan Pidie Jaya,  Take Off dari Bandara Internasional King Abdul Aziz  Jeddah sekitar pukul 07.05 waktu Arab Saudi, dan tiba di Bandara SIM pada pukul 19.25 wib.

Dalam kondisi hujan, usai turun dari pesawat jamaah langsung dibawa ke Asrama Haji Embarkasi Aceh untuk menjalani proses pengecekan kesehatan, baru kemudian dipulangkan ke daerah asal.

“Alhamdulillah , sesuai informasi dari pihak yang berwenang, bahwa kesehatan jamaah kloter 1 tidak ada kendala apapun dan  ada 391 jamaah dalam penerbangan ini . Bisa kita lihat tadi saudara-saudara kita dalam kondisi sehat turun dari pesawat secara mandiri , tidak dipapah. Kita patut mensyukuri bahwa pelaksanaan ibadah di tanah suci berjalan dengan baik”, ujar Sekda Aceh, Iskandar.

Setiba di Asrama haji, jamaah langsung dicek kesehatan berupa swab antigen, kemudian baru mengikuti upacara pelepasan ke daerah masing-masing di Aula Jeddah Asrama Haji Embarkasi Aceh.

Pada kloter awal ini,  juga dilaporkan ada 3 jamaah yang menggunakan kursi roda, dan 7 jamaah lainnya dalam pantauan khusus Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).          Selain itu, dari hasil cek kesehatan, seluruh jamaah dinyatakan tidak ada yang re-aktif covid-19.

“Ada dua agenda yang akan diikuti jamaah sebelum kembali ke daerah asal, yakni pemeriksaan kesehatan dan pengembalian paspor, serta pengambilan koper barang dan air zam zam”, kata  Kakanwil Kementerian Agama Aceh, H. Iqbal.

Informasi terakhir yang diperoleh oleh Puja TV dari Kabid kesehatan PPIH Debarkasi Aceh, pada kloter 1 ini ada satu jamaah yang harus dirujuk ke rumah sakit Zainoel Abidin untuk penanganan rawatan lanjutan, atas nama Cut Kasmawati Teuku Raja karena mengalami gejala pneumonia (radang paru-paru).

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments