KPA Serukan Perayaan Milad GAM ke 48 Melalui Doa dan Santunan dan ziarah Ke Makam Syuhada.

Banda Aceh – Pujatv.com : Juru Bicara Komando Pusat Aceh (KPA) Azhari Cage, mengimbau seluruh jajaran KPA dan masyarakat untuk memperingati Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ke-48 tahun 2024 dengan cara sederhana kali ini namun bermakna. Ia meminta agar kegiatan tersebut diisi dengan doa bersama, santunan kepada anak yatim, dan ziarah ke makam para syuhada.
Mengapa demikian? ,
Menurut Azhari Cage dalam rilis yang diterima Pujatv.com bahwa kegiatan tersebut dapat dilakukan di masing-masing wilayah, sementara peringatan di tingkat pusat akan diselenggarakan di Kantor Partai Aceh (PA) di Batoh, Banda Aceh.
“Di tingkat pusat, kami akan melaksanakan doa bersama dan santunan kepada anak yatim. Semoga kegiatan ini menjadi momen refleksi atas perjuangan dan pengorbanan para syuhada,” ujarnya. Senin (2/12/2024).
Alasan jaga damai dan Kawal Hasil pilkada?
Azhari juga menekankan pentingnya menjaga situasi damai, mengingat Aceh saat ini masih dalam suasana pasca-Pilkada. Ia meminta seluruh jajaran KPA untuk terus mengawal hasil Pilkada, baik di tingkat gubernur maupun bupati dan wali kota, agar berjalan sesuai dengan proses rekapitulasi yang transparan dan aman.
“Kami mengimbau kepada rekan-rekan KPA untuk tetap menjaga kondusifitas dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi ini untuk menciptakan kegaduhan. Fokus kita adalah menjaga perdamaian dan mengawal kemenangan yang telah diraih,” tegasnya.
Lebih lanjut, Azhari berharap peringatan Milad GAM tahun ini tetap berlangsung seperti biasa, tanpa melupakan nilai-nilai perjuangan.
“Mari kita peringati Milad ini dengan doa bersama, menyantuni anak yatim, dan berziarah ke makam syuhada. Semoga momen ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya persatuan dan perdamaian di Aceh,” tutupnya.
Dengan peringatan yang sederhana namun khidmat ini, diharapkan Milad GAM ke-48 menjadi momen untuk memperkuat semangat persaudaraan dan menghormati jasa para pahlawan yang telah berjuang demi Aceh.**





