Aceh Utara – Pujatvaceh.com – Ismail, pria yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang tambal ban di Desa Kumbang, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara berhasil memanfaatkan oli bekas menjadi bahan bakar kompor yang bisa digunakan untuk keperluan rumah tangga.

Untuk membuat kompor berbahan bakar oli bekas itu, Ismail membutuhkan 1 unit blower sepanjang 1 meter untuk dipasangkan tungku pembakaran pada bagian ujungnya.

Ismail juga memasang berbagai material lainnya, seperti blower hingga spuyer agar kompor tersebut bisa berfungsi dengan sempurna. Namun dirinya juga masih membutuhkan peralatan manual lainnya seperti kayu dan kertas sebagai pemantik api yang muncul dari oli bekas.

Untuk membuat 1 unit kompor berbahan bakar oli bekas ini, Ismail perlu merogok kocek sebesar Rp 600.000, namun menurutnya harga tersebut lebih murah dan mudah didapatkan dibandingkan dengan gas elpiji, yang saat ini langka di pasaran. Sedangkan untuk mendapatkan oli bekas, dirinya hanya memerlukan uang sebesar Rp 1.000 perliternya.

Setelah dicoba, dirinya hanya memerlukan 1 liter oli bekas untuk 1 jam memasak, bahkan untuk memasak 5 liter air dirinya hanya membutuhkan waktu 10 menit.

“Kompor ini berbahan oli bekas, 1 liter oli bias untuk 1 jam pemakaian kompor ini. Kalau saya bekerja sebagai penempel ban di bengkel,” ungkap Ismail.

Kompor berbahan bakas oli bekas buatan Ismail ini juga mulai dilirik oleh sejumlah pebisnis kopi dari Aceh Tengah, setelah ia mempromosikan hasil buatan tangannya itu melalui media sosial.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments