Lhokseumawe – Pujatvaceh.com – Setiap tahunnya Aceh Utara dilanda banjir yang salah satu penyebabnya adalah terjadinya kerusakan hutan akibat penebangan liar, kegerahan anggota DPR RI asal Aceh dari Komisi IV TA Khalid terhadap penebangan hutan secara liar karena menyebabkan kerugian masyarakat. Akibat ulah mereka, dirinya meminta masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi kepada pihak berwajib, atau kepada dirinya jika menemukan bukti ada penebangan liar, sebab tindakan mereka itu zalim karena menyengsarakan rakyat.

Hal ini disampaikan pasca memberikan materi dalam acara bimbingan teknis atau sosialisasi percepatan pelaksanaan pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan yang bekerjasama dengan direktorat planologi kehutanan dan tata lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia yang diselenggarakan di Hotel Lido Graha Lhokseumawe bagi warga Aceh Utara dan sekitarnya.

Bimbingan teknis ini untuk peningkatan kapasitas masyarakat Aceh Utara terhadap program tanah objek agraria atau tora yang telah diusulkan bersama pemerintah Aceh Utara.

Ta khalid berharap dengan partisipasi masyarakat maka kerusakan hutan dapat diminimalisir kedepannya dan pemanfaatan hutan bisa sejalan dengan ketentuan yang telah diatur oleh pemerintah.

“Hutan memang diberikan Allah untuk dikelola bukan tidak boleh ditebang ada cara dan tata cara menebang, kita minta bantu kepada teman-teman media untuk melaporkan bukti-bukti, karena keuntungan yang mereka dapat karena menebang pohon tidak sebanding dengan korban banjir yang mereka rasakan itu zalim” ucap TA Khalid, Anggota DPR RI Asal Aceh.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments