Dua Belas Perguruan Tinggi di Aceh Perkuat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana


Banda Aceh – Pujatv.com Pemerintah bersama kalangan akademisi memperkuat sinergi dalam upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana melalui diskusi publik yang digelar di Gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan dari 12 perguruan tinggi di Aceh yang berasal dari berbagai daerah. Forum ini menjadi wadah untuk memaparkan perkembangan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi sekaligus menghimpun masukan dari kalangan akademisi guna menyempurnakan pelaksanaan program pemerintah di lapangan.

Dalam forum tersebut, para akademisi menyatakan komitmennya untuk berkontribusi sesuai bidang keilmuan masing-masing dalam mendukung penyelesaian berbagai persoalan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Keterlibatan perguruan tinggi diharapkan dapat memperkuat kajian ilmiah, perencanaan, hingga pelaksanaan program pemulihan di daerah terdampak.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan kementerian dan lembaga memaparkan rencana kegiatan beserta alokasi anggaran yang telah disiapkan pemerintah untuk mendukung implementasi program rehabilitasi dan rekonstruksi. Paparan tersebut memberikan gambaran mengenai tahapan pelaksanaan program yang akan dijalankan dalam waktu mendatang.

Seluruh masukan dari para pimpinan perguruan tinggi dicatat oleh kementerian dan lembaga sebagai bahan penyempurnaan kebijakan serta pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi agar lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kepala Posko Wilayah Aceh Satgas Pelaksanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Sumatra, Safrizal ZA, menyampaikan apresiasi atas komitmen seluruh pihak yang terlibat dalam forum tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat menjadi modal penting untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana sekaligus mewujudkan pembangunan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.





