Lhokseumawe – Pujatvaceh.com – Pasca Majelis Gerakan Aceh Merdeka Kuta Pase dan Partai Aceh Kota Lhokseumawe, menetapkan Sayuti Abubakar dan Husaini Pom sebagai calon wali kota dan wakil wali Kota Lhokseumawe. Keputusan itu ditetapkan dalam rapat khusus pimpinan GAM dengan unsur pimpinan daerah dan pimpinan sagoe serta empat DPC Partai Aceh di Kota Lhokseumawe pada 27 Juni lalu.
Seperti diketahui Sayuti pernah mendaftarkan diri menjadi bakal Calon Wali Kota Lhokseumawe di beberapa partai lainnya, tapi akhirnya Sayuti memutuskan menerima Partai Aceh sebagai kendaraan politik dirinya untuk menuju posisi wali Kota Lhokseumawe.
Kepada Puja TV, Sayuti Abubakar yang didampingi calon Wakil Wali Kota Husaini Pom serta tim pemenangan nya mengatakan, bahwa Partai Aceh merupakan partai yang struktur kepengurusannya cukup lengkap sampai ke grass root dan militansi dalam pergerakannya.
Selain itu sosok Muzakir Manaf yang saat ini mengkomandoi partai lokal ini, dan juga pria yang akrab disapa Mualem ini telah menjadi icon pemersatu Aceh dan juga telah mampu mentransformasikan Partai Aceh menjadi partai terbuka dan menjadi milik rakyat Aceh, hingga dirinya yang notabene bukan kader Partai Aceh diajak untuk maju menjadi calon orang nomor satu di kota yang pernah berjuluk petro dolar tersebut.
“Karena ini terkait dengan politik maka tujuan kita maju ini adalah kita harus menang, jadi di Lhokseumawe ini partai pemenang legislatif itu adalah Partai Aceh. Yang kedua kalau diliat dari struktur partai, struktur Partai Aceh itu yang paling lengkap di Lhokseumawe ini, mereka punya jaringan sampai ketingkat desa bahkan dusun apalagi mereka disokong oleh KPA tempatnya para kombatan berkumpul” ujar Sayuti Abubakar, Calon Wali Kota Lhokseumawe,





