PNL Menangkan Hibah Inovokasi dan Bantu Mesin Pengolahan ikan Tuna untuk pelaku UMKM di Lhokseumawe.

Lhokseumawe -Pujatv.com : Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat khususnya pengusaha mikro di Kota Lhokseumawe melalui program INOVOKASI.
Hal ini karena PNL sebelumnya telah berhasil memenangkan hibah program Inovasi Kreatif Mitra Vokasi (INOVOKASI) sumber dana DIPA DAPTV 2024.
Elfiana, S.T. M.T. selaku ketua tim Inovokasi PNL mengatakan bahwa program ini adalah mengimplementasikan Teknologi “Mesin Dough Mixer”, dan mesin “Pencampur Bumbu Tabur” untuk salah seorang Pelaku UMKM Mama Syayi Food “Kireel” di Gampong Blang Weu Baroh Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe yang telah dilakukan pada 12 Oktober 2024 lalu.
Bukan itu saja untuk meningkatkan penjualan produk UMKM di era digital seperti sekarang ini , Workshop Digital Marketing untuk UMKM Kota Lhokseumawe, juga telah digelar pada 18 Oktober 2024 lalu.

Tim Inovokasi PNL yang terdiri dari dosen-dosen senior PNL juga melibatkan para mahasiswa sebagai bagian dari implementasi program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) yang telah dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
DAPTV meluncurkan program perdana Inovokasi tahun 2024 ini tentunya untuk memfasilitasi kerjasama yang saling menguntungkan dan berkelanjutan antara insan vokasi dengan mitra usaha mikro dan industri rumah tangga (IRT) atau UMKM.
Elfiana, S.T., M.T. yang merupakan dosen Teknik Kimia kepada Pujatv.com mengatakan bahwa Tim yang dibentuknya beranggotakan para dosen dari berbagai disiplin ilmu seperti Dr.Ir Irwan, M.T dan Dr. Ir. Ridwan, M.T berlatar belakang Teknik Kimia, Amri, S.ST., M.T. dosen Teknologi Informatika Komputer, dan Yuli Anisah, S.E., M.M merupakan dosen Bisnis.
Selama ini mitra kami UMKM Mama Syayi Food “Tuna Snack Kireel” mengaduk adonan amplang ikan tuna masih menggunakan tangan dengan waktu produksi hingga 10 jam untuk 4 kg ikan tuna, dan hanya mampu dua minggu sekali memproduksi, Namun setelah implementasi program dengan menggunakan mesin Dough Mixer berkapasitas 15 kg, waktu produksi menjadi lebih efektif, dalam 3 jam dapat mengolah 8 kg ikan tuna, ungkap Elfiana.
Selain itu mesin pencampur bumbu tabur kering yang berguna untuk mengembangkan produk Tuna Snack sehingga memiliki beberapa varian rasa juga ikut dibantu kepada mitra.
Erna penerima bantuan menyatakan “Kami sangat merasakan manfaat mesin-mesin ini. Selama ini kami bisa memproduksi Tuna Snack Hanya dua kali dalam seminggu, sekarang Kapasitas produksi kami meningkat hingga 200%., soal Pemakaian daya listrik uga hemat dan tidak menjadi Kendala dalam produksi. Kami sangat bersyukur sebagai mitra dalam program inovokasi ini. Usaha kami mulai berkembang, kapasitas produksi kami meningkat, produk kami punya varian rasa selain original, sekarang sudah tersedia rasa balado, keju, dan rasa jagung. Tekstur kerupuk ikan kami menjadi lebih renyah dan rasanya lebih gurih. Konsumen lebih suka, dan omzet kami meningkat dua kali lipat dari biasanya,” ungkap Erna.

Penyerahan mesin-mesin ini juga disaksikan langsung oleh Dr. Amir Fauzi, S.T., M.Sc. Ph.D, Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) PNL dan bertindak sebagai Tim Pemantau Internal Program Inovokasi dari P3M PNL. dirinya berharap Program ini tidak hanya berhenti pada pemberian mesin-mesin produksi, tetapi juga diikuti dengan rangkaian kegiatan pendampingan lainnya.
Seperti Pada 18 Oktober 2024 lalu, tim Inovokasi PNL telah selain menyelenggarakan Workshop Digital Marketing dan Pelatihan Pengukuran Umur Simpan Produk, juga bekerja sama dengan bidang pendidikan Majelis Ta’lim Muslimah Masjid Baiturrahman (MTMB) Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini terbuka untuk umum, khususnya bagi para usaha mikro di sekitar Kota Lhokseumawe, dengan menghadirkan Muhammad Fathurrahman Jasmi Alfariz dari PT. OLG Indonesia sebagai narasumber yang ahli dalam bidang Digital Marketing. “Target kami adalah agar peserta bersemangat meningkatkan pemasaran produknya menggunakan platform e-commerce seperti fasilitas onlineshop maupun marketplace,” jelas Elfiana.
Tim Inovokasi PNL secara berkala memberikan pendampingan kepada mitra dalam pengujian umur simpan produk Tuna Snack di laboratorium pengujian Jurusan Teknik Kimia dengan mengacu pada SNI 7762-2013. “Pendampingan ini kami lakukan agar produk mitra bisa lebih kompetitif di pasaran,” tambah Elfiana.
Pada beberapa waktu lalu, tim telah melakukan kunjungan ke Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Kota Lhokseumawe, tim berdiskusi dengan Kadis Mohammad Rizal, S.Sos, M.S.I, tentang proses pembinaan UMKM secara bersama antara PNL dengan DisperindagKop Kota Lhokseumawe, termasuk akan membantu mempromosikan produk-produk UMKM yang telah layak pemasarannya berstandar label kemasan BPOM.
Diskusi tersebut akan dilanjutkan pada kegiatan FGD Kerjasama Pembinaan UMKM pada awal November 2024 mendatang yang juga merupakan salah satu aktivitas program yang telah direncanakan pada program Inovokasi ini.

“Dengan keberhasilan program ini, PNL tidak hanya berperan dalam pengembangan kapasitas akademis mahasiswa melalui pembelajaran di dalam dan luar kampus, tetapi juga telah berkontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengembangan ekonomi lokal” pungkas Elfiana.





